Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H.

Sebaik-baik doa adalah doa saat wukuf di Arafah. Sebaik-baik harta adalah saat DIWAKAFKAN.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menggambarkan fenomena wukuf yang demikian agung tadi dalam sabdanya,

إِذَا كَانَ يَوْمُ عَرَفَةَ إِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ إِلَى السَّمَاءِ فَيُبَاهِي بِهِمُ الْمَلَائِكَةَ، فَيَقُولُ: انْظُرُوا إِلَى عِبَادِي أَتَوْنِي شُعْثًا غُبْرًا ضَاحِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ أُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ غَفَرْتُ لَهُمْ ” فَتَقُولُ لَهُ الْمَلَائِكَةُ: أَيْ رَبِّ فِيهِمْ فُلَانٌ يَزْهُو وَفُلَانٌ وَفُلَانٌ قَالَ: يَقُولُ اللَّهُ: «قَدْ غَفَرْتُ لَهُمْ»

“Pada hari Arafah, Allah turun ke langit dunia dan membanggakan mereka yang wukuf di hadapan para malaikat. Allah berkata, “Lihatlah hamba-hamba-Ku itu! Mereka datang dari segala penjuru dengan rambut kusut dan tubuh berdebu… saksikanlah oleh kalian, bahwa Aku telah mengampuni mereka”. Para malaikat menyela, “Akan tetapi di sana ada si fulan dan si fulan ?”, namun kata Allah: “Aku telah mengampuni mereka”.

Lanjut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

فَمَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرُ عَتِيقًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ

“Tidak ada satu hari pun yang saat itu Allah demikian banyak membebaskan manusia dari neraka, melebihi hari Arafah.” (HR. Ibnu Khuzaimah no. 2840 dan Ibnu Hibban no. 3853.)
https://www.instagram.com/p/CRfE3OssB8f/?utm_medium=share_sheet

Dirgahayu BWI ke-1 4

Wakafpreneur Institute dan Akrom Foundation mengucapkan

“Selamat Hari Ulang Tahun ke -14 Badan Wakaf Indonesia (BWI)”

Semoga BWI semakin sukses dalam memajukan perwakafan nasional demi mencapai kesejahteraan dan kemartabatan bangsa.

Semoga BWI selalu istiqomah berdakwah dan bekerjasama memajukan perwakafan di Indonesia. Amiin ya Rabb

Berhenti Sejenak Meluaskan Kolaborasi

“Hal terbaik dalam bekerja (berkarya) bukan saat anda mampu menuntaskan sendiri pekerjaan anda tetapi teruji dan terbukti saat anda berkolabarasi” – Jamil Azzaini

Sehubungan dengan diberlakukan PPKM darurat Jawa-Bali 3-20 Juli 2021, program berbagi hidangan untuk adik-adik yatim dhuafa yang kami kemas dalam program ATM (Ajak Traktir Makan) setiap akhir pekan sementara ditiadakan. Insya Allah semoga bisa menjadi kebaikan kita bersama dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi yang belum usai.

Jika situasi dan kondisi telah kondusif, program ini akan kita laniutkan kembali. Semoga Allah memudahkan selalu langkah, rezeki dan urusan kita semua.

Alhamdulillah, sepanjang tahun 2021 sampai dengan tanggal 30 Juni 2021, program traktir makan ini telah menjangkau adik-adik yatim dhuafa yang ada di Jakarta, Kota/Kab. Bogor, Depok, Tangerang, Kota/Kab. Bekasi, Kab. Lebak Banten, Kab. Bandung, Kab. Kuningan Jawa Barat dan Kabupaten Muko Muko Bengkulu dengan jumlah hidangan sebanyak 2977 paket makan siang.

Selalu rindu menebarkan kebaikan

Terima kasih kami ucapkan kepada sahabat Akrom Foundation yang telah menitipkan sebagian rezekinya, seluruh pihak/lembaga yang telah berkolaburasi dalam kebaikan ini, Jazakumullah Khairan Katsiran.

Yuk Ikut Tebar Wakaf Al-Qur’an Menjangkau Pedalaman

Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, ternyata tingkat buta huruf Al Qur’an di Indonesia masih tinggi. Menurut hasil riset dari Institut Ilmu Al Qur’an Indonesia mencatat sekitar 65% masyarakat muslim Indonesia masih buta huruf Al Qur’an. Tingginya angka itu terutama terdapat di daerah pedesaan atau di pelosok Indonesia. Penyebab masih tingginya jumlah buta aksara Alquran salah satunya adalah belum banyak hafiz Alquran yang menyentuh hingga wilayah pelosok untuk mengajarkan Alquran.Para hafiz Alquran tidak kembali ke kampung halaman mereka untuk mengajar Alquran setelah menjadi penghafal Alquran di kota. Alasan ekonomi ataupun upah yang kecil, bisa jadi alasan mereka tidak kembali ke kampung.

Di samping itu, biasanya penghafal Alquran mendapatkan tempat atau masjid di kota yang ditempati untuk dia menjadi imam di sana. “Hal inilah yang menyebabkan tidak adanya generasi yang bisa mengajarkan Alquran. Umumnya, yang masih ada di kampung adalah guru mengaji tradisional atau para orang tua yang mengajarkan mengaji. Namun jika tidak ada guru mengaji, biasanya anak-anak akan pulang ke rumah dan tidur. Sedangkan keluarga terutama orang tua juga tidak bisa mengajarkan mengaji. Hal inilah yang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat Islam saat ini dan menjadi tugas kita bersama.

Insya Allah melalui program tebar 1000 Al Qur’an ke pelosok Indonesia bersama Akrom Foundation, mari kita hadirkan cahaya Islam dan lantunan ayat suci Al Qur’an kepada mereka.
Hanya dengan Rp. 75.000/Mushaf, Insya Allah setiap lantunan ayat suci yang mereka pelajari, baca, hafalkan dan amalkan kelak menjadi pahala jariyah kepada kita semua.

Amanah wakaf dapat disalurkan melalui:
BNI Syariah
8333 99999 1
Badan Wakaf Haji Akrom
(Mohon menambahkan nominal Rp. 9 diakhir nominal. Contoh Rp. 75.009)

لَن تَنَالُوا۟ ٱلْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا۟ مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَىْءٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٌ

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya” (QS Ali Imran:92)

Perumpamaan kehebatan Tauhid