Wakaf Kapal Mesin untuk Da’i Tangguh Kepulauan NTT

kapal_dakwah_ntt_4

Berdakwah di pulau-pulau kecil memiliki banyak tantangan. Salah satunya adalah soal alat transportasi. Ini dialami oleh ustadz Saharudin yang berdakwah di Pulau Longos, NTT. Untuk satu kali perjalanan dari pulau ke pulau, beliau harus menyewa kapal yang tarifnya sekitar Rp 1,5 juta per perjalanan.

“Kami harus menyewa kapal setidaknya Rp 1.500.000 untuk satu kali angkut bahan-bahan yang dibutuhkan, guna mendirikan Sekolah dan Pondok-Pesantren di Pulau Longos. Padahal kami tidak selalu memiliki cukup anggaran untuk menyewa kapal,” ujar ustadz Saharudin.

Da’i Tangguh yang berasal dari Madura dan sudah empat tahun berdakwah di Pulau Longos ini, sedang merintis sekolah Madrasah Aliayah (MA) pertama di sana. Maka tidak heran, warga setempat pun sangat berharap agar impian Ustadz Saharudin tersebut segera terwujud.

“Kami bukan saja antusias, tapi sangat mengharapkan kehadiran Pondok dan Sekolah MA di Pulau ini,” ujar Pak Safri M Salim, Tetua di Pulau Longos, penuh antusias.

kapal_dakwah_ntt_2

“Bagaimana tidak,” lanjutnya, “jika dahulu anak-anak yang lulus SMP tidak dapat melanjutkan sekolah ke jenjang selanjutnya, namun hadirnya Pondok dan Sekolah yang dirintis Ustadz Sahar ini membuat kami merasa bahwa harapan yang sekian lama itu terwujud. Kini anak-anak bisa merasakan sekolah selanjutnya usai SMP, tanpa harus keluar pulau.”

Seperti halnya Dai dari Pesantren Hidayatullah lainnya dalam merintis Pondok, Ustadz Saharudin hanya mendapat amanah tanah wakaf di Pulau Longos. Di atas tanah inilah kemudian beliau memulai secara perlahan, terutama mewujudkan apa yang menjadi cita-cita masyarakat dalam mewakafkan tanahnya.

Jauh dari keramaian, berada di kepulauan yang harus ditempuh empat jam lamanya dari Labuan Bajo, ustadz Saharudin tetap istiqomah dalam berdakwah, dengan segala keterbatasan yang ada. Selama empat tahun, pantang bagi Ustadz Saharudin untuk mundur dari medan tugas.

kapal_dakwah_ntt_1

Dan ada satu impian ustadz Saharudin yang hingga kini belum terwujud, yakni memiliki kapal mesin sendiri, agar lebih memudahkan beliau dalam bergerak dari satu pulau ke pulau lain, untuk memudahkan proses pembangunan Pondok dan Sekolah, agar tidak perlu lagi membayar sewa Rp 1,5 juta per perjalanan.

Bahkan, ustadz Saharudin berencana untuk menjadikan kapal impian tersebut sebagai perpustakaan keliling antarpulau.

Mari bantu wujudkan harapan besar Ustadz Sahar untuk memiliki sebuah kapal dakwah.

kapal_dakwah_ntt3

Dengan membantu beliau, artinya kita ikut menyelamatkan generasi muslim di Pulau Longos dan pulau-pulau sekitarnya.

Salurkan Donasi Terbaik anda melalui:
💳 BNI Syari’ah 8.333.99999.1
an. Badan Wakaf Haji akrom
Kode Bank: 009

Tambahkan 18 di akhir transfer untuk mempermudah pengecekan dan agar tidak tercampur dengan program-program lainnya.

Contoh: Transfer Rp 1.000.000 menjadi Rp 1.000.018.

📲 Konfirmasi ke 085773798083

———————————————–
Mohon Bantu share kepada orang lain. Jika ada yang membantu melalui info yang Anda share, insya Allah andapun akan mendapat kebaikan yang sama dengan yang berdonasi.

One thought on “Wakaf Kapal Mesin untuk Da’i Tangguh Kepulauan NTT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s